6.02.2011

Siswa Dipaksa Mencontek, Kepsek Dipanggil

 Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) menemukan indikasi kecurangan saat Ujian Akhir Nasional (UAN) di SD 06 Petang Pesanggrahan. Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto pun mengaku sudah memanggil kepala sekolah menjelaskan kasus ini.

Kecurangan ini mencuat setelah salah satu orangtua siswa, Irma Winda Lubis mengadukan ke Komnas PA bahwa anaknya dipaksa saling mencontek dengan siswa lain saat UAN. Bahkan, menurut Irma, guru pun membuat perjanjian bahwa kejadian saling mencontek itu tidak boleh dibocorkan kepada siapapun, termasuk orangtua.

"Kami sudah menindaklanjuti dengan memanggil kepala sekolahnya. Mudah-mudahan ibu (Irma) dan anaknya juga mau dipanggil lagi," kata Taufik saat dihubungi VIVAnews.com.

Dia mengaku belum mendapat informasi adanya pengaduan kasus ini saat UAN berlangsung 10 Mei lalu. "Ujian selesai 12 Mei, informasi baru ada 25 Mei lalu di Kemendiknas," jelasnya.

Kasus ini, kata Taufik, masih dalam tahap pendalaman. "Mudah-mudah minggu ini selesai. Yang salah pada prinsipnya akan diberi sanksi. Tapi tolong kalau yang benar diberikan tempat untuk memberikan kebenaran."

Dia pun sempat menyayangkan mengapa Irma tidak mengadukan ke bagian pengaduan ujian SD, SMP, dan SMA saat kasusnya berlangsung. "Kalau pengaduan dilakukan pada waktu itu, pasti kami tindak lanjuti. Tapi sekarang pun tentu kami tindak lanjuti."

Dihubungi terpisah, Irma mengakui jika dirinya memang langsung mengadukan kasus ini ke Komnas PA. Pasalnya, di hari ujian ketiga, Irma sempat datang ke sekolah anaknya untuk mempersoalkan kasus itu. "Tapi saya sempat diusir oleh pihak sekolah dan ada juga orang dari dinas pendidikan. Jadi, menurut saya, orang dinas pun tidak bisa membantu menyelesaikan masalah ini," kata dia. 





Jangan lupa dukung blog Raziq di Kontes TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia. Makasih yaa ^_^






WirausahaKontak Jodoh
Mobil BekasPasang Iklan Rumah


lintasberita

0 komentar:

Poskan Komentar