6.26.2011

Scream 4, Lebih Mendebarkan


Lima belas tahun setelah merilis sebuah virus bernama Scream (1996) yang berhasil menebarkan kembali tren slasher horror di Hollywood – dan dua sekuel (1997, 2000) yang berhasil memperoleh kepopuleran yang cukup setara, mengarahkan Meryl Streep dalam Music of the Heart (1999) serta beberapa kegagalan yang datang dalam bentuk Cursed (2005) dan My Soul to Take (2010) berada diantara masa tersebut – Wes Craven memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk kembali membawa teror dalam kehidupan Sidney Prescott dan merilis Scream 4. Kembali mengarahkan naskah yang ditulis oleh Kevin Williamson – dengan beberapa revisi yang datang dari Ehren Kruger (Scream 3) – Craven berhasil membawa kembali semangat sebuah slasher horror yang dulu pernah ia bawakan pada Scream sekaligus memberikan sindiran-sindiran tajam pada berbagai remake film horor yang banyak dirilis akhir-akhir ini.


Mengambil latar belakang waktu sepuluh tahun semenjak berbagai tragedi yang terjadi pada Scream 3, kota Woodsboro sepertinya telah mampu melupakan berbagai kenangan buruk kotanya dan menjelma menjadi sebuah kota yang penuh ketenangan. Gale Weathers (Courteney Cox) dan Dewey Riley (David Arquette) telah menikah dengan Gale meninggalkan karirnya sebagai reporter untuk menjadi seorang penulis dan Dewey telah menjadi sheriff bagi kota Woodsboro. Tentu saja, formula utama film ini berada di tangan Sidney Prescott (Neve Campbell). Ketika Sidney memutuskan untuk mengakhiri masa promosi buku terbarunya, Out of the Darkness, di kota kelahirannya, pada waktu itulah tragedi sepertinya datang kembali untuk menghampiri Woodsboro.


Tepat di hari Sidney menginjakkan kakinya kembali di Woodsboro, Dewey dan pihak kepolisian kota tersebut menerima kabar bahwa dua remaja di kota tersebut telah dibunuh secara sadis – dengan cara yang sama seperti yang dialami oleh puluhan korban-korban sebelumnya. Kehebohan pun melanda kota. Sidney yang panik berniat langsung meninggalkan Woodsboro, untuk kemudian dicegah Dewey mengingat ia adalah salah satu saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Kini, Sidney, Gale dan Dewey harus berusaha memecahkan misteri apa yang membawa tragedi tersebut untuk kembali datang dan mengganggu ketentraman Woodsboro.



Jangan lupa dukung blog Raziq di Kontes TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia. Makasih yaa ^_^






WirausahaKontak Jodoh
Mobil BekasPasang Iklan Rumah


lintasberita

0 komentar:

Poskan Komentar