Tampilkan postingan dengan label Film Gue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Gue. Tampilkan semua postingan

9.06.2011

5 Elang, Filmnya Anak Pramuka Sejati


Mengarahkan naskah cerita yang ditulis oleh Salman Aristo – yang juga bertanggung jawab pada departemen penulisan naskah Laskar Pelangi (2008) dan Garuda Di Dadaku (2009) – Lima Elang berkisah mengenai Baron (Christoffer Nelwan) yang merasa kesal karena harus mengikuti kepindahan kedua orangtuanya dari kota Jakarta ke kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Rasa kesal sekaligus kehilangan atas teman-teman bermainnya selama ini kemudian membuat Baron menutup diri dari lingkungan barunya, termasuk dari beberapa teman sekolahnya yang mencoba menjalin persahabatan dengan dirinya.


Perubahan segera datang dalam kehidupan Baron dalam wujud Rusdi (Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan), seorang anak laki-laki yang selalu memandang dunia sebagai sebuah tempat yang penuh kebahagiaan. Melalui saran Rusdi, sekolah lalu memilih Baron sebagai salah satu perwakilan untuk ikut serta dalam acara perkemahan pramuka tingkat provinsi – suatu hal yang jelas dibenci oleh Baron – bersama dengan Rusdi, Aldi (Bastian Bintang Simbolon) dan Anton (Teuku Rizky Muhammad). Tidak bisa menolak, Baron akhirnya ikut serta walaupun ia telah menyusun rencana untuk kabur dari arena perkemahan nantinya. Namun, ketika dua anggota perkemahan diculik oleh komplotan penebang hutan liar, Baron harus memilih untuk setia terhadap teman-temannya atau tetap mengikuti rasa egoisme diri sendiri.


Harus diakui, tema pramuka yang dibawakan dalam kisah Lima Elang membuat jalan cerita film ini terasa memiliki koneksi yang paling lekat dengan dunia anak-anak jika dibandingkan dengan beberapa film keluarga lain yang dirilis pada tahun ini yang cenderung seperti berusaha keras untuk membawakan sebuah misi atau pesan pada jalan ceritanya. Karena hal ini pula, jalan cerita Lima Elang terasa begitu lepas dan menyenangkan. Penonton muda yang menyaksikan film ini tentu akan dengan mudah merasa terhubung dengan dunia yang mereka hadapi sehari-hari. Sementara bagi penonton dewasa, Lima Elang akan menjadi sebuah kesempatan emas bagi mereka untuk kembali ke masa-masa bahagia di kala mereka masih menjadi anak-anak dahulu. Salman Aristo dengan sangat ahli meramu berbagai formula tersebut dengan baik yang kemudian mampu dieksekusi Rudi Soedjarwo dengan sangat mulus.

Trailer Film 5 Elang


Download Soundtrack Film 5 Elang, -DISINI-


7.10.2011

Surat Kecil Untuk Tuhan, Film yang Menyentuh Hati


Diangkat dari kisah nyata dan novel berjudul sama, film ini menceritakan tentang Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke (Dinda Hauw), seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki dan orang tua yang sangat menyayanginya. Selain itu Keke juga di kelilingi 6 sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya yaitu Andy (Esa Sigit)

Semuanya tampak begitu sempurna. Sampai kemudian kanker menghinggapinya. Keke adalah pengidap Rhabdomyosarcoma (Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia. Gadis cantik itu pun berubah menjadi"monster" hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemotrapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibatnya, semua,rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktifitas seperti sedia kala.

Tak dinyana, setahun kemudian, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Sadar tak mungkin bertahan, tidak lantas membuatnya meyerah dan kalah. Semangatnya untuk tetap menjadi yang terbaik tak sedikitpun melemah. Seperti bintang Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan

Jenis Film : Drama/family
Produser : Sarjono Sutrisno
Produksi : Skylar Pictures
Durasi : 100
 
 Trailer Film Surat Kecil Untuk Tuhan
 
 

6.26.2011

Scream 4, Lebih Mendebarkan


Lima belas tahun setelah merilis sebuah virus bernama Scream (1996) yang berhasil menebarkan kembali tren slasher horror di Hollywood – dan dua sekuel (1997, 2000) yang berhasil memperoleh kepopuleran yang cukup setara, mengarahkan Meryl Streep dalam Music of the Heart (1999) serta beberapa kegagalan yang datang dalam bentuk Cursed (2005) dan My Soul to Take (2010) berada diantara masa tersebut – Wes Craven memutuskan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk kembali membawa teror dalam kehidupan Sidney Prescott dan merilis Scream 4. Kembali mengarahkan naskah yang ditulis oleh Kevin Williamson – dengan beberapa revisi yang datang dari Ehren Kruger (Scream 3) – Craven berhasil membawa kembali semangat sebuah slasher horror yang dulu pernah ia bawakan pada Scream sekaligus memberikan sindiran-sindiran tajam pada berbagai remake film horor yang banyak dirilis akhir-akhir ini.


Mengambil latar belakang waktu sepuluh tahun semenjak berbagai tragedi yang terjadi pada Scream 3, kota Woodsboro sepertinya telah mampu melupakan berbagai kenangan buruk kotanya dan menjelma menjadi sebuah kota yang penuh ketenangan. Gale Weathers (Courteney Cox) dan Dewey Riley (David Arquette) telah menikah dengan Gale meninggalkan karirnya sebagai reporter untuk menjadi seorang penulis dan Dewey telah menjadi sheriff bagi kota Woodsboro. Tentu saja, formula utama film ini berada di tangan Sidney Prescott (Neve Campbell). Ketika Sidney memutuskan untuk mengakhiri masa promosi buku terbarunya, Out of the Darkness, di kota kelahirannya, pada waktu itulah tragedi sepertinya datang kembali untuk menghampiri Woodsboro.


Tepat di hari Sidney menginjakkan kakinya kembali di Woodsboro, Dewey dan pihak kepolisian kota tersebut menerima kabar bahwa dua remaja di kota tersebut telah dibunuh secara sadis – dengan cara yang sama seperti yang dialami oleh puluhan korban-korban sebelumnya. Kehebohan pun melanda kota. Sidney yang panik berniat langsung meninggalkan Woodsboro, untuk kemudian dicegah Dewey mengingat ia adalah salah satu saksi kunci dalam peristiwa tersebut. Kini, Sidney, Gale dan Dewey harus berusaha memecahkan misteri apa yang membawa tragedi tersebut untuk kembali datang dan mengganggu ketentraman Woodsboro.

5.29.2011

Pupus, Film Romantis Namun Tragis

Pupus sebenarnya diawali dengan sangat manis. Layaknya sebuah film-film romansa, Alim Sudio berhasil menyelipkan sebuah adegan meet cute yang cukup… wellcute untuk kedua karakter utama film ini. Cindy (Donita) dan Panji (Marcel Chandrawinata) memang ditakdirkan untuk bersatu. Walau memiliki ketertarikan untuk berkuliah di jurusan yang berbeda, keduanya kuliah di sebuah kampus yang sama dan memiliki tanggal lahir yang sama. Karena dorongan Eros (Ichsan Akbar), mahasiswa senior di jurusan perkuliahan Cindy dan juga sahabat Panji, keduanya akhirnya bertemu dan mulai dekat satu sama lain.



Entah kenapa, dalam sebuah kencan pertama, Panji meninggalkan Cindy begitu saja. Jelas saja, Cindy langsung membenci Panji dan berniat untuk tidak mengenalnya lagi. Kisah asmara Cindy kemudian berlanjut dengan seorang mahasiswa senior lainnya, Hugo (Arthur Brotolaras). Namun, cinta Panji ternyata telah begitu melekat pada Cindy. Karenanya, setelah Cindy akhirnya putus dengan Hugo akibat perselingkuhan Hugo dengan wanita lain, Panji secara perlahan mulai kembali mendekati Cindy. Ketika keduanya telah kembali dekat, Cindy merasa bahwa Panji menyimpan sebuah rahasia dari dirinya. Kecurigaan Cindy terbukti benar ketika suatu hari Panji meneleponnya dan menyatakan bahwa ia telah bertunangan dengan wanita lain.

Pasti penasaran kan ? langsung aja kamu nonton film ini di Bioskop kesayangan kamu, karena film Pupus ini sedang di putar di beberapa Bioskop di seluruh Indonesia.

5.08.2011

The Hole, Lubang Penuh Misteri (Film)


Lama tak terdengar karena kesibukannya menjadi seorang sutradara bagi banyak acara televisi, Joe Dante  kembali lagi dengan The Hole, sebuah film fantasy horror keluarga yang mungkin akan membawa kembali para penggemar Dante ke masa keemasannya ketika berhasil mengarahkan The Howling (1981) dan Gremlins (1984). Harus diakui, sebagai seorang sutradara yang telah banyak mengarahkan film horor untuk pangsa pasar keluarga dan remaja, Dante tahu banyak mengenai bagaimana cara mengeksplorasi sebuah tema cerita yang sebenarnya cukup sederhana menjadi sebuah tontonan yang tidak terlihat pasaran. Bahkan, dengan atmosfer yang tepat, The Hole beberapa kali akan sukses mengeluarkan ketakutan dari setiap penontonnya.



Plot cerita dari The Hole sendiri cukup sederhana: Dua bersaudara, Dane (Chris Massoglia) dan Lucas Thompson (Nathan Gamble), baru saja pindah ke sebuah rumah bersama ibu mereka, Susan (Teri Polo). Secara tak sengaja, Dane dan Lucas menemukan sebuah lubang di lantai dasar rumah mereka yang terkunci dengan rapat. Penasaran, keduanya lalu membuka penutup lubang tersebut. Dan semenjak itulah berbagai misteri mulai melingkupi keseharian Dane dan Lucas. Bersama dengan gadis tetangga yang baru saja mereka kenal, Julie Campbell (Haley Bennett), mereka mulai mencari tahu misteri apa yang saat ini menghadapkan mereka pada berbagai hal yang selama ini mereka takuti.


Sederhana, namun mampu dieksekusi lewat jalan yang berkelas, jalan cerita The Hole memang terasa bagaikan sebuah kisah yang disusun untuk memberikan pelajaran sekaligus hiburan bagi anak-anak dalam mencoba untuk menghadapi rasa takut mereka. Cerdas, tidak hanya dari sisi cerita namun dari cara Dante untuk menghantarkan cerita tersebut dengan tidak melalui eksplorasi efek khusus yang berlebihan. Tahu bahwa kalangan anak-anak dan keluarga adalah pangsa pasar utama film ini, Dante lebih memilih untuk menceritakan kisahnya dengan santai pada awal film, untuk kemudian secara perlahan membangun intensitas cerita dan menghantarkan satu persatu ketegangannya dengan baik.

The Prestige, Film untuk Para Pesulap


Robert Angier dan Alfred Borden keduanya adalah sahabat baik yang sangat tergila-gila dengan ilmu sulap (mereka juga pesulap). Tetapi kemudian segalanya berubah ketika sebuah kecelakaan terjadi di pertunjukan sulap mereka. Kecelakaan itu merenggut nyawa dari Julia Angier (istri dari Robert Angier) dalam atraksi sulap. Kemarahan Robert pun ditumpahkan kepada Alfred. Mereka yang semula sahabat berubah menjadi musuh besar yang saling menyerang dan mengacaukan permainan lainnya. Tidak hanya itu, mereka masing-masing juga memiliki asisten yang selalu melindungi mereka. Perseteruan keduanya ini makin lama menjadi makin tajam dan merembet kepada keluarga mereka.

Keduanya sebenarnya memiliki gaya sulap yang berbeda. Sementara Alfred Broden kurang jago dalam menggaet perhatian para penonton (tetapi dia sangat luar biasa dalam menciptakan trik-trik sulap baru), sebaliknya Robert Angier adalah seorang penarik minat penonton dan menguasai panggung (tetapi kalah terampil dengan Alfred dalam menemukan ilmu-ilmu yang baru). Akhirnya Robert mengirim asistennya yang bernama Olivia kepada Alfred guna mengorek rahasia Alfred. Bagaimanakah titik puncak dari perseteruan mereka ini? Yang jelas, sebagaimana ilmu sulap – akan begitu banyak plot yang diputar balik sepanjang cerita.

The Prestige menyuguhkan deretan aktris papan atas yang mampu tampil luar biasa. Hugh Jackman dan Christian Bale sangat fasih dalam memerankan Robert Angier dan Alfred Borden (yang saya sayangkan hanyalah Nolan kurang memberi kesempatan penonton menunjukkan awal-awal masa di mana mereka berdua masih bersahabat karib – entah kenapa rasanya kurang dalam). Sebagai peran pendukungnya, Michael Caine – Scarlett Johansson – sampai David Bowie sekalipun mampu mencuri perhatian dari para penonton dengan performa mereka yang apik. Ilmu sulap demi ilmu sulap juga ditunjukkan dan perlahan misteri di baliknya dibongkar oleh Christopher Nolan (Tidak, sang sutradara tidak repot-repot membeberkan kepada kita mengenai trik sulap sederhana, tetapi trik-trik sulap yang berkelas tinggi).

Download ini ?

4.25.2011

Step Up 3D, Film Dance yang Sangat Fantastik



Step Up 3D mengisahkan perjalanan Moose (Adam Sevani) dan Camille (Alyson Stoner) ke New York untuk menuntut ilmu di New York University. Moose sendiri telah berjanji pada kedua orangtuanya bahwa ia akan meninggalkan dunia menari secara keseluruhan dan akan berkonsentrasi penuh pada pendidikan yang ia jalani di sana. Janji yang bahkan di hari pertama ia mulai berkuliah tidak akan dapat ia tepati.



Moose secara tidak sengaja bertemu Luke (Rick Malambri), pria yang mengepalai sekelompok penari jalanan yang menamai diri mereka The Pirates. Tentu saja, pertemuan ini membangkitkan hasrat Moose untuk kembali menari. Secara sembunyi-sembunyi, agar tidak diketahui oleh Camille, Moose mulai berlatih menari kembali  bersama The Pirates. Luke sendiri saat ini sedang giat-giatnya melatih para penari tersebut agar dapat bertanding di ajang kontes tari tingkat dunia, World Jam. Di tengah-tengah berbagai sesi latihan tari itulah terjadi banyak drama dan kejadian yang sepertinya akan menghalangi The Pirates untuk dapat memenangkan kontes tersebut.


Mau download fimnya ? Klik aja link di bawah ini.

4.24.2011

Crows Zero, Sebuah Film Jepang yang Super Keren


Crows Zero, yang dibintangi aktor utama Takiya Genji (Shun Oguri) dan Serizawa Tamao (Takayuki Yamada) adalaha film yang diangkat dari komik yang berjudul ”Crows” karya Hiroshi Takashi dan dibuat dalam bentuk film oleh Takashi Miike. Crows Zero merupakan film action yang terdapat unsur komedinya.


Crows zero memulai filmnya yang pertama yaitu crows zero 1 yang ceritanya dimulai ketika seorang siswa baru bernama Takiya Genji memasuki sekolah Suzuran. Ketika itu, segerombolan Yakuza tiba menghampirinya yang mengira Genji adalah Serizawa Tamao (Pemimpin Suzuran). Mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya, Genji menghajar semua Yakuza tersebut. Sementara itu, Serizawa sedang menjemput Tokio yang telah sembuh dari perawatannya di Rumah Sakit. Serizawa dengan memaksa untuk membawa motor kembali ke sekolahnya sementara Tokio berjalan kaki. Dan terjadilah sesuatu yang buruk, Serizawa dikejar oleh polisi, namun dia berhasil lolos. Sesampainya di sekolahnya, dia terkejut karena Yakuza berhasil dikalahkan Genji.


Mau download filmnya ? KLIK INI
Subtitle : Indonesia | Inggris